Tuesday, October 29, 2013

Gazpacho






Gazpacho adalah sejenis cold appetizer berupa cold soup yang berasal dari AndalucÍa, Spanyol.  Biasanya disajikan di musim panas. Kalau kita mau bisa juga kita jadikan minuman dingin sebagai penyegar badan setelah energi habis seharian beraktivitas. Kalau yang mau diet ok juga kalau mau dijadikan salah satu variasi menu diet. Minum satu gelas saja sudah cukup mengenyangkan dikarenakan kandungan gizi dan seratnya yang tinggi.

Pertama kali mencoba sekitar beberapa bulan yang lalu ketika belum lamasampai di Madrid yang memang sedang panas-panasnya. Ketika pulang kantor suamiku mampir ke supermarket beli Gazpacho ini. Rasanya memang refreshing dan unik perpaduan antara asam,gurih dans sedikit asin. Karena gampang bikinnya dan bahanpun mudah didapat jadi tertarik untuk buat sendiri. Resep aku dapatkan dari Directo al Paladar. Demikian resepnya ya....






Bahan:
1kg tomat matang
400gr timun
400gr paprika hijau
200gr bawang bombay
2siung bawang putih
400gr paprika merah
200gr roti tawar tanpa kulit
50ml minyak zaitun
25ml cuka
garam
air dingin atau es batu

Cara membuat:





1. Bersihkan dan potong semua bahan. Roti dipotong/disobek kecil-kecil.










2.  Blender semua bahan dengan bantuan sedikit air atau es batu. Sedikit demi sedikit agar tidak encer nantinya.






3. Campurkan olive oil, cuka dan garam secukupnya. Aduk rata.






 4. Saring. Aku setelah sekali penyaringan ampas aku blender dan saring berulang-ulang sampai semua sarinya terambil.


 



5. Siap dihidangkan.

(Untuk8-10 orang)

Dalam setiap pembuatan gazpacho ini belum tentu menghasilkan rasa yang sama karena kadar kematangan bahan yang kita pakai belum tentu sama begitu juga kadar air yang dimiliki oleh masing-masing bahan. Jadi di sini diperlukan feeling kita dalam meracik. Rasa gazpacho ini semakin enak apabila sehari sebelum bahan-bahan diblender, bahan-bahan yang sudah dipotong diaduk dengan olive oil dan cuka lalu didinginkan dalam kulkas, begitu menurut penulis resep. 

Jadi, tunggu apa lagi nih...? Di Jakarta yang panas banget pasti enak banget deh. Dah segar bergizi pula. Monggooo silahkan dicoba yaaa....


Saturday, October 26, 2013

When La Reposteria de Okky met Handi's Cakes

Berasal suatu hari suamiku yang selalu mendukung hobbyku cake decorating, mengajak untuk datang ke IFEMA Feria de Madrid yang mengadakan event Madrid Fashion Cake. Untuk mengetahui IFEMA itu sendiri silahkan klik di sini ya. Pada saat lihat sekilas di internet terlihat salah satu logo yang amat sangat familiar yang ternyata adalah Handi's Cakes (Handi Mulyana). Jadi semakin excited untuk datang ke IFEMA. Aku langsung bercerita dengan semangat siapa Handi itu. Kebetulan kami berdua sedang berada dalam satu mobil dengan diplomat senior suamiku yang kebetulan memegang bagian Pensosbud. Akhirnya aku diminta untuk mencoba menghubungi Handi dan menyampaikan bahwa KBRI Madrid ingin mengundang beliau datang ke KBRI. Kebetulan aku dan Handi sudah berteman di FB sejak beberpa tahun lalu walaupun tidak saling kenal melainkan hanya sebagai pengagum lewat dunia maya saja.

Akhirnya aku coba hubungin Handi lewat Facebook dan alhamdulillaah menjawab messageku. Aku sampaikan keinginan KBRI Madrid untuk mengundang Handi hadir dan jika memungkinkan juga melakukan demo. Ternyata Handi menyambut dengan baik tawaran KBRI Madrid. Seterusnya pihak KBRI Madrid yang berhubungan dengan Handi mengenai persiapan acara. Akhirnya disetujui tanggal 11 Oktober 2013 jam 10.00 Handi datang ke KBRI untuk melakukan demo cupcakes berhubung waktu yang dimiliki Handi juga sangat singkat.

Tiga hari sebelum hari H aku mulai belanja segala sesuatu yang Handi perlukan untuk demo dan juga bahan-bahan untuk membuat cupcakes yang nantinya akan dihias dengan  fondant oleh Handi. Sebagian menggunakan alat-alat yang biasa aku pakai untuk mendekor cake dan cupcakes yang memang sengaja aku bawa dari Indonesia.

Sehari sebelum hari H, mulailah aku membuat cupcakes. Adonan sudah siap, oven sudah panas yang artinya adonan cupcakes siap dimasukkan ke dalam oven. Kira-kira 5 menit pertama iseng aku intip dari luar, adonan sudah mulai naik. Selang 20 menit aku intip lagi kok adonannya turun lagi, akhirnya aku tunggu saja sampai matang. Setelah matang aku keluarkan lalu aku masukkan badge ke dua. Sampe menit ke 45 kok malah adonannya ga naik sama sekali. Makin bingung. Dalam pikiran mungkin baking powder atau baking soda yang aku gunakan sudah tidak bagus lagi walaupun belum expired. Kebetulan aku buat dengan base cake red velvetnya Joy of Baking. Akhirnya aku cari-cari resep yang tidak menggunakan baking powder ataupun baking soda. Sambil mikir-mikir iseng nyalain oven lagi. Ternyata oh ternyata ovennya tidak mau panas. Sementara itu sudah hampir jam 4 sore. Mulai putus asa dan berpikir mau beli aja cupcakesnya. Akhirnya salah satu teman berbaik hati menawarkan untuk buat cupcakesnya di rumahnya. Akhirnya buru-buru mandi dan menyiapkan dan menimbang bahan-bahan yang diperlukan dan langsung berangkat ke rumahnya. Alhamdulillah cupcakesnya cantik.



 



Keesokan harinya, kira-kira jam 9.00 aku sudah sampai di KBRI untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Sementara salah satu staff Pensosbud menjemput handi ke hotel. Kira-kira jam 09.45 Handi sampai di KBRI dan aku langsung turun menyambut kedatangan Handi. Ternyata ramah dan enak diajak ngobrol dan ketawa ketiwi. Sambil menunggu jam 10.00 sampai para semua peserta hadir aku dan beberapa peserta lain memanfaatkan untuk berfoto bersama Handi.











 






Setelah semua peserta hadir, acara demo menghias cupcakes dimulai. Dibuka dengan perkenalan Handi dan langsung cara mentrim cupcakes yang terlalu ngedome puncaknya lalu mengoles cupcakes dengan white ganache sebelum ditutup dengan fondant. Dalam demo menghias cupcakes ini Handi sangat jelas dalam menjelaskan segala sesuatunya. Tampak pada gambar di atas para peserta antusias dalam mengikuti demo. Berikut urutan-urutan cupcakes yang dibuat oleh Handi.


























 
Demo berlangsung selama kurang lebih satu jam. Setelah demo selesai dilanjutkan dengan acara coffee morning. Sebenarnya Handi menawarkan setelah setengah jam demo berjalan untuk istirahat tapi para peserta sangat bersemangat sehingga demo terus dilanjutkan sampai selesai. Selesai coffee morning langsung diteruskan dengan sesi foto-foto bersama ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan KBRI Madrid dan staff KBRI serta foto bersama seluruh peserta demo.










Acara selesai. Tetapi Handi harus ke IFEMA untuk melihat ruang kursus tempat Handi memberikan kursus dan kesiapan panitia dalam menyediakan segala sesuatu yang diperlukan dalam kelas nanti. Akhirnya aku dan salah satu staff pensosbud mengantarkan Handi ke IFEMA yang berjarak kurang lebih 15 Menit dari KBRI. Sesampainya di sana kami langsung ke tempat registrasi. Baru saja menyampaikan salam, rupanya salah satu panitia mengenal wajah Handi. Akhirnya kami bertiga langsung diberikan pass untuk pers yang berlaku selama 3 hari. Setelah masuk ternyata ruang tempat Handi memberikan kursus nanti masih dipakai oleh kelas lain. Dan untuk segala sesuatu yang diperlukan oleh Handipun belum bisa kami lihat dan akhirnya Handi harus kembali sekitar jam 19.00. Sangat disayangkan persiapan panitianya serba mepet. Untung saja semua terkendali.



 



 


 






Selama di IFEMA kami manfaatkan untuk berkeliling melihat stand-stand yang menjual bahan maupun alat dalam membuat dan mendekorasi cake serta stand yang menerima kursus untuk cakes, cupcakes dan cookies decorating. Ada juga demo menghias cupcakes dengan butter cream serta beberapa cakes dan cookies hias peserta kontes.



















Berikut cake dan cookies hias para peserta kontes yang bukan main bagusnya.
















































Puas melihat-lihat kami langsung pergi ke salah satu daerah yang bernama  Puerta del Sol atau dalam bahasa Indonesia yaitu pintu matahari untuk sekalian makan siang. Silahkan klik untuk mengetahui bagaimana Puerta del Sol ini. Di sana kami juga bertemu teman Handi dari Portugal yang juga mempunyai usaha cake di Portugal yaitu Tiago dan Cicilia.

Hari ke dua Fashion Cake, rencananya aku mau ke sana tetapi karena banyak segala sesuatu keperluan anak-anak untuk sekolah akhirnya batal ke sana. Pada hari ke tiga aku datang bersama anak-anak dan beberapa teman untuk melihat-lihat pameran dan melihat kelas Handi pastinya. Setelah puas melihat-lihat dan belanja sedikit aku langsung mencari Handi di kelasnya.







































































 
 



Keesokan paginya Handi menghubungiku siapa tahu aku mau menemani Handi jalan-jalan. Dengan senang hati lalu aku mengajak suamiku untuk ikut jalan-jalan karena suamiku lebih tahu jalan-jalannya. Maklumlah baru saja 3 bulan tinggal di Madrid ini :) Lalu kami bertemu di salah satu restoran di daerah Salamanca Area. Selesai ngobrol-ngobrol lalu kami jalan kaki menuju Mercado de San Miguel atau pasar San Miguel. Walau namanya pasar tapi tempat ini jauh sekali dari artian pasar yang sebenarnya. Mercado San Miguel ini merupakan salah satu tujuan wisatawan yang berkunjung ke Madrid. Di dalamnya banyak stand-stand seperti makanan khas Spanyol seperti Paella dan tapas, lalu buah zaitun dengan berbagai macam cara mengolahnya yang amat kami sukai kalau kami berkunjung ke Mercado San Miguel ini. Lalu berbagai macam seafood, yoghurt, wine, burger, cokelat, macarons pokoknya macam-macam.






Setelah puas mencicipi beberapa makanan di Mercado de San Miguel ini, lalu kami lanjut berjalan-jalan sebentar. Dikarenakan harus membantu anakku mengerjakan PR akhirnya sekitar jam 19.00 kami berpisah. Dan hari itu hari terakhir bertemu dengan Handi. Keesokan harinya Handi pulang dengan pesawat sore. It was fun having and meeting Handi. Mudah-mudahan bisa ketemu lagi di lain kesempatan.