Wednesday, November 27, 2013

Strawberry Chocolate Crepes & Serabi Asin




 






Baru aja terlentang ngelurusin punggung yang bengkok karena bikin 3 macam kue untuk Bimtek PPLN, tiba-tiba hpku bunyi. Mba Nany sekretaris dubes telpon aku dan menanyakan apakah aku bisa buat dessert untuk acara makan malam para peserta Bimtek sebanyak 40buah. Aku tanyakan berapa macam katanya 1 macam saja. Okay akhirnya setelah mikir-mikin bikin crepes diisi cokelat dan potongan stroberi aja deh. Langsung suruh ARTku ke supermarket deket rumah.






ARTku belum sampe rumah tiba-tiba hpku berbunya lagi dan ternyata aku diminta membuatkan sambel terasi dan krupuk. Bingung ga punya persediaan krupuk. Untuk krupuk harus beli di toko Cina yang kalo pergi naik mobil paling ngga 15 menit baru sampe sana sementara di rumah banyak yang harus dikerjakan. Begitu ART sampe rumah langsung aku suruh cek ke toko buah agak deket juga dari rumah walaupun perlu sekitar 10 menit dengan jalan kaki. Kebetulan yang punya orang Cina, dan pernah mampir di situ kayanya liat ada krupuk. Alhamdulillah ada jadi bisa aku bisa laporkan kalo aku bisabuatkan sekalian krupuk dan sambal terasi.











Pada saat melaporkan akhirnya nambah lagi satu macam snack asin yang akhirnya aku buat serabi asin. Untung aja dapet ide dari bu Liza. Bingung di waktu yang sangat sempit dan kerjaan masih menumpuk nentuin kira-kira apa yang akan dibuatkan. Tapi karena ini salah satu tugas dalam rangka mendukung  pekerjaan suami yah aku terima dengan senang hati. Selama memang waktu, bahan dan tenaga masih ada yah insyaallah disanggupi dengan senang hati.

Untuk crepesnya aku isi dengan vla cokelat yang creamy ditambah potongan stroberi segar. Sedangkan untuk serabi asin aku buat toppingya dengan tuna kaleng yang aku tumiskan dengan bawang merah, bawang putih dan cabai.









Alhamdulillah lagi-lagi dapat diselesaikan dengan tepat waktu. Akhirnya bisa meluruskan punggung lagi :D

Tuesday, November 26, 2013

Sosis Solo, Arem-arem dan Kue Ku









Setelah 150 kue talam pandan untuk acara konser Ananda Sukarlan pada tanggal 10 November lalu, dilanjutkan dengan birthday cake untuk pak Theo di tanggal 11 November masih adalagi 3 macam kue basah untuk Bimbingan Teknis oleh KPU untuk Panitia Pemilu Luar Negeri yang dihadiri oleh PPLN KBRI Madrid dan juga dari beberapa perwakilan RI di sekitar Madrid antara lain Ankara dan Roma. Sebenarnya diminta untuk tanggal 11 November siangnya. Tapi berhubung waktu tidak memungkinkan akhirnya digeser menjadi tanggal 12 November yang lalu.






Untuk acara Bimtek ini yang aku buat yaitu 2 jenis kue asin dan 1 jenis kue manis sesuai permintaan panitia. Macamnya terserah bakulnya karena permintaannya juga super mendadak. Akhirnya yang kupilih adalah soisi solo, kue ku dan arem-arem.









Untuk kue-kue tradisional dan beberapa masakan sehari-hari baik masakan Indonesia maupun internasional aku banyak cocok dengan resep-resep dari Keluarga Nugraha Australia. Kalo nurut plek seperti resep di situ insyaallah pasti hasilnya enak. Ke tiga macam kue ini resep-resepnyapun aku ambil dari situ. Sudah cocok sejak beberapa tahun yang lalu jadi gak pernah cari-cari resep lagi.






Selesai mengantar cake untuk pakTheo ke kantor ybs, sampai rumah langsung lanjut membuat ke tiga macam kue ini keesokan harinya jam 10.30 sudah harus diterima di KBRI. Yang pertama aku buat adalah isi sosis solo, sementara ART membantu membuatkan dadarnya setelah aku buatkan adonannya. Sosis solo akhirnya bisa selesai sekita jam 4 sore.  






Selesai sosis solo, aku langsung membuat isi untuk kue ku dilanjutkan dengan membuat isi dari arem-arem sambil mengaron beras dengan santan. Isi dan beras selesai, lalu mulai membungkus. Aku yang mengisi, sedangkan ARTku yang membungkus arem-arem. Entah kenapa kalo bungkus-membungkusdengan daun ini aku paling gak bisa. Untung aja ARTku ini memang telaten dan seneng kalo diajak segala sesuatu yang berhubungan dengan masak-memasak.









Selesai arem-arem akhirnya bisa istirahat. Kue ku akan dibuat keesokan harinya pagi-pagi sekali supaya ga keras pada saat dimakan nanti. Kurang lebih jam 6 pagi mulai membuat adonan. Selesai adonan, langsung mengisi, mencetak dan mengukus kue kunya. Sebenernya sih pengennya bikin kue ku yang merah seperti pada umumnya.Tapi pewarna merah yang aku beli hanya bisa menghasilkan warna pink saja. Entah karena itu oil based atau memang begitu ga ngerti juga :D 

Kue ku selesai, langsung membereskan semua kue untuk dibawa ke KBRI. Alhamdulillah bisa selesai dan sampaidi lokasi tepat pada waktunya.

Saturday, November 23, 2013

Talam Pandan






Dalam rangka "Konser Diaspora Ananda Sukarlan" tanggal 10 November lalu, di mana dalam penyelenggaraannya bekerja sama dengan KBRI Madrid, maka ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan Madrid diminta untuk membuat beberapa jenis kue tradisional Indonesia untuk disajikan kepada para penonton saat rehat. Selain talam pandan ini juga ada lumpia, sosis solo, lemper dan ada satu lagi tapi aku lupa karena udah kelaman :)





Talam pandan ini aku buat dengan resep NCC. Tapi karena sagu lagi kosong di semua toko Cina yang aku datangi, apa boleh buat akhirnya aku pake tepung tapioka dan akhirnya saudara-saudaraaa....mengecewakan banget teksturnya huhuhuhu Sedih banget, tapi yah gimana lagi memang pas lagi gak ada sagunya. Pada saat trial langsung terasa bahwa teksturnya jauh dari enak, akhirnya aku minta kapur sirih dengan teman di sini dengan harapan tekstur membaik walaupun hanya sedikit. Ternyata ga ada perubahan sama sekali. Sediiih banget kalo sesuatu yang dihasilkan ga bisa jadi sesuai dengan yang diharapkan. Mudah-mudahan aja lain kali pada saat ada pesanan kue talam dan sejenisnya ini pas stok sagu lagi ada jadi ga mengecewakan untuk ke dua kalinya.







Carnations and Cornelli






Order cake fondant perdana di Madrid dari mba Ela untuk suaminya pak Theo. Excited? Tetep donk. Dah kangen dan gatel banget nih tangan untuk ngedekor fondant cake. Walaupun pada saat itu lagi padat banget sama orderan kue-kue untuk acara KBRI. Sehari sebelum hari H harus bikin kue talam pandan 150 buah untuk acara "Konser Diaspora Ananda Sukarlan" yang aku sendiripun juga harus hadir. Sementara cake ini untuk jam 11.30 siang. Untuk bikin kue talam pandan ini saja menyita waktuku dari jam 9 pagi sampai jam 3. Kue talam siap, langsung cicil-cicil menyusun cake dan memoles dengan ganache supaya malamnya tinggal mengcover dengan fondant sepulang dari konser. Selesai memoles ganache langsung siap-siap berangkat karena konser mulai tepat jam 18.05 sore, sementara perjalanan ke lokasi dari rumahku memerlukan waktu kurang lebih setengah jam dengan metro.






Sampai di gedung konser tepat sekitar 5 menit sebelum konser dimulai. Konser berlangsung hingga kurang lebih jam 21.00. Langsung pulang dan meneruskan dekor cake ini. Kalau untuk bunga-bunga dan huruf sengaja aku cicil seminggu sebelum hari H supaya tinggal pasang aja. Terus terang paling ga telaten dan ga sabaran kalo bikin huruf dengan FMM cutter. Makanya mending begitu memang mood dan ada waktu langsung aja dibikin sekalian.






Sesampainya di rumah langsung mulai mengcover cake, setelah ganti baju pastinya :D Untungnya fondant di sini lebih mudah dihandlenya. Gak lengket dan gak gampang robek. Hanya saja fondantnya harus dimicrowave sesaat agar kembali lunak lalu diuleni agar lebih elastis. Yang capek nguleninnya sih. Tapi setelah itu untuk mengcover nikmat banget ngerjainnya. Ditambah di sini gak lembab seperti di Indonesia, jadi gak pake khawatir meleot ato merosot fondantnya.






Mba Ela sebelumnya sudah mengirim gambar cake yang dia inginkan hanya saja dirubah bentuknya saja dari yang bulat menjadi persegi panjang. Warna tetap coklat sesuai contoh. Awalnya untuk bagian atas cake, beliau minta dibuatkan pita. Tapi aku sarankan diganti bunga saja supaya ga jadi terlalu girly karena yang ulang tahun bapak-bapak hehehe Dari awal memang mba Ela menyerahkan semuanya padaku. Alhamdulillaah saranku diterima dan beliau puas dengan hasilnya.


Thursday, November 21, 2013

Cinderella & Angelina Ballerina for Cinta







Waaaah ada yang ketinggalan belum dipostiiiiing *tepok jidat. Padahal ini kerjaan bulan Mei tahun 2012 yang lalu, dah lebih dari 1,5 tahun yang lalu. Untung ketahuan. Gara-garanya kemaren lagi ngedit foto kue salah satu customer yang didekor dengan fondant tetapi dihias dengan royal icing juga. Tapi lupa apa nama motifnya. Inget kalo pernah buat kue dengan motif yang sama yaitu Cinderella dan Angelina cake untuk Cinta ini. Bolak balik dicari ga ketemu. Baru ketemu setelah ngecek apa aja yang dah pernah diposting satu persatu. Ternyata memang ketinggalan diposting. Ampun dijeeee....

Birthday cake ini pesanan kakak sepupuku untuk anaknya si centil dan girly Cinta yang saat itu lagi suka banget sama Cinderella, Angelina Ballerina dan main piano. Semuanya mau dijadiin satu dalam cake ulang tahunnya. Akhirnya jadilah sang Cinderella sedang bermain piano mengiringi Angelina Ballerina menari balet. Selain cake ini, juga ada Angelina Ballerina Cupcakes yang dihias dengan menggunakan edible image yang nantinya akan dijadikan goodie bags untuk teman-temannya Cinta.








Ngeliat cake ini, sedikit malu juga ternyata pianoku masih jauuuuuh banget dari rapih. Tapi not bad lah untuk yang masih pemula banget aka super beginner saat itu *edisi menghibur diri :D Yang penting yang berulang tahun waktu itu happy dan puas dengan hasilnya.

Wednesday, November 20, 2013

Dark Chocolate Cookies

 
 
 
 
 
Cookies ini aku buat tanggal 31 Oktober lalu. Ceritanya sekitar habis maghrib anak-anak tetangga datang ke rumah ber-Halloween ria untuk minta permen ditemani dengan salah satu ibu mereka. Pada saat itu Lulu dan Mikail belum pakai kostum karena memang tidak ada niat untuk ikut keliling minta permen ke rumah tetangga, tapi karena didatangi dan diajak untuk keliling akhirnya mereka langsung ganti kostum dan ikut keliling walaupun di luar cukup dingin dan berangin. Sekitar 30 atau 45 menit kemudian bel rumah berbunyi. Ternyata sang ibu dengan ARTku sudah kembali tapi tanpa anak-anakku. Rupanya mereka berkumpul di salah satu rumah dan sang ibu ini minta izin kepadaku. Berhubung hanya beda beberapa rumah dan esok harinya juga tanggal merah di sini jadi aku izinkan mereka main. Sebelum pergi, dia bilang bahwa akan menyiapkan makan malam untuk anak-anak. Langsung sekejab aku berpikir kira-kira apa yang bisa dibawakan untuk anak-anak itung-itung potluck. Akhirnya aku buatlah dark chocolate cookies ini yang ternyata yummyyyyy.....
 
 


 
  
Cookies cokelat ini aku bikin dengan resep dari buku "Cookies, 25 Mouthwatering Recipes" by Susanna Tee. Di dalamnya ada berbagai jenis cookies, dari yang unbaked, classic cookies, icing cookies, sampai jenis-jenis cookies yang paling disukai oleh anak-anak. Resepnya sebagai berikut:
 
Dark Chocolate Cookies
By Susanna Tee
 
Bahan:
140gr mentega atau margarin, suhu ruang
200gr gula kastor
1 telur ukuran besar
1sdt vanili
150gr tepung terigu
40gr cokelat bubuk
1sdt baking soda
1tsp garam
 
Cara membuat:
1. Kocok mentega dan gula sampai ringan dan lembut.
2. Kocok telur secara terpisah, lalu campur ke adonan mentega dan tambahkan vanili.
3. Ayak tepung, cokelat bubuk,baking soda dan garam. Aduk rata. Simpan adonan dalam plastik atau wadah kedap udara dalam kulkas paling tidak 1 jam atau sampai kokoh.
4. Panaskan oven dengan temperatur 180C. Siapkan loyang dengan kertas roti atau silpat.
5. Ambil sedikit adonan dan bulatkan dengan diameter kurang lebih 2.5cm. Letakkan di loyang, beri jarak karena adonan akan mengembang.
6. Panggang cookies 10-15menit (tergantung oven masing-masing, ovenku 20 menit).
7. Setelah matang, dinginkan cookies di loyang selama 5 menit lalu letakkan di rak kawat sampai benar-benar dingin.
8. Simpan cookies di wadah kedap udara.
 
 
 
 
 
 
Pada saat memanggang tiba-tiba lagi-lagi bel rumah berbunyi. Ternyata anak-anak seudah selesai main di rumah tetangga diantar salah satu ayah mereka. Aku sampaikan kalau aku sedang menyiapkan cookies buat mereka tetapi ternyata keburu mereka pulang ke rumah. Akhirnya esok harinya cookies-cookies ini baru aku antarkan ke rumah mereka masing-masing.
 
 
 

Monday, November 18, 2013

Combro







Di rumah beberapa waktu yang lalu ada singkong yang belum diolah. Jadi pengen bikin combro deh. Tapi berhubung di sini gak ada oncom, akhirnya oncom aku ganti dengan tuna kaleng aja yang hasil akhirnya ga kalah enak dengan combro versi asli.
Setelah browsing, akhirnya yang sreg adalah resep combro yang aku temukan di Just Try and Taste. Pada umumnya combro apabila sudah dingin teksturnya akan menjadi keras tidak seperti saat baru diangkat dari minyak. Itu dikarenakan adanya kandungan tapioka, atau sari pati dari singkong yang membuat tekstur combro menjadi liat. Oleh karena itu ditambahkan sejumlah kentang agar tekstur combro tetap empuk walaupun dalam keadaan dingin.









Pada resep combro di Just Try and Taste ini, untuk isinya menggunakan tempe. Walaupun aku di sini menggunakan tuna tapi tetap aku tuliskan ya....
Bahan isi combro:
300gr tempe, kukus dan lumatkan setengah kasar.
Cabai rawit untuk isi combro (optional)
2sdm minyak untuk menumis
4 tangkai kemangi
Bumbu halus untuk isi combro:
4btr bawang putih
5 cabai rawit
10 butir cabai rawit merah
1 ruas kencur
1sdt garam
1/2sdm gula pasir
1/2sdt kaldu bubuk (optional)
Cara membuat isi combro:
1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum dan matang. Masukkan tempe yang telah dihaluskan. Tumis dengan api kecil hingga semua bahan tercampur rata. Tumis hingga tempe agak mengering.
2. Masukkan kemangi, aduk rata dan tumis hingga kemangi layu. Cicipi rasanya dan angkat.
Bahan kulit combro:
700gr singkong parut
150gr kentang parut
2 batang daun bawang, rajang halus
1sdm garam
100gr kelapa muda parut
1sdt merica bubuk
Cara membuat:
1. Ambil sekitar 400gr singkong parut, masukkan ke dalam mangkuk dan tambahkan sekitar 300ml air. Aduk rata dan peras hingga airnya habis dengan menggunakan saringan santan. Buang air perasannya.
2. Masukkan singkong ke dalam mangkuk besar,tambahkan sisa bagian singkong parut yang tidak diperas, parutan kentang, kelapa parut, garam, merica bubuk dan rajangan daun bawang. Aduk semua bahan hingga rata. CIcipi rasanya,tambahkan garam jika kurang asin.
3. Ambil sekitar 1 sendok makan adinan, pipihkan di telapak tangan. Letakkan sekitar 1 sendo teh adonan isi di tengah adonan. Tambahkan sebuah cabai rawit jika suka. Tutup adonan isi dengan adonan singkong. Tekan-tekan dengan telapak tangan agar padat. Buat adonan menjadi lonjong.
4. Siapkan wajan cekung karena dengan wajan cekung tidak memerlukan minyak terlalu banyak untuk membuat combro tenggelam dalam minyak. Panaskan minyak. Goreng combro dengan cara deep fried hingga berwarna cokelat keemasan dengan menggunakan api sedang. Angkat dan tiriskan.






Untuk isi combro yang aku buat, aku hanya menggunakan tuna kaleng yang aku tumis dengan sedikit bawang putih yang dicincang  halus, garam dan cabai saja sesuai selera kepedasannya. Serta aku tambahkan sedikit minyak ikan dan aku tumis sampai mengering.
Combro yang aku buat ini menurutku sih enak hanya saja aku kurang puas karena sebagian besar tidak matang dengan sempurna di bagian dalamnya dikarenakan api yang aku gunakan masih kebesaran. Masih dalam penyesuaian menggunakan kompor listrik yang menurutku kok sepertinya membutuhkan waktu agak lama untuk panas jika dibandingkan dengan kompor gas biasa. Dan untuk menurunkan suhunyapun juga lama. Tapi overall combronya enaaaak dan teksturnya juga empuk :)

Thursday, November 14, 2013

Birthday Cakes For The Twins, Danu & Dasha







Setelah hampir 4 bulan Di Madrid, akhirnya bikin birthday cakes lagi. Excited? Pasti! Tapi pusing juga karena cari bahan-bahan dan tools untuk membuat cake kurang lengkap di sini. Dan yang pasti harganya mahaaaaal....harga fondant aja bisa 4 kali lipat di Indonesia. Jadi agak kewalahan juga nih untuk kasih harga karena bahan-bahannya aja dah mahal banget. Cokelatpun harus beli ngecer jadi yaaah otomatis harganya semakin tinggi juga.







Birthday cakes ini pesanan untuk tanggal 28 Oktober yang lalu dari salah seorang teman baik di sini. Awalnya untuk Danu akan dibuatkan cake bertema Real Madrid Club, sedang untuk Dasha dengan tema Sonics. Tapi berhubung di sini peraturan di sekolah agak ketat yang melarang mengambil foto anak-anak di sekolah akhirnya dirubah menjadi cake cokelat aja. Karena toh sayang juga ga bisa difoto pada saat merayakan ulang tahunnya di sekolah. Bu Hani, mami dari si kembar ini akhirnya menyerahkan semua ke aku, apaaja yang penting cokelat.







Akhirnya untuk Dasha aku buatkan Choco TruffleCake, sedangkan untuk Danu aku buatkan Death By Chocolate Cake. Seperti biasa kalau Choco Truffle Cake aku buat dengan resepnya teh Ricke Ordinary Kitchen dan Death By Chocolate dengan resep uni Dewi Anwar. Dah gak bisa pindah ke lain hati :) Thanks ya bu Hani sudah percayakan cake ulang tahun Dasha dan Danu denganku :)






Strawberry Pudding






Salah satu pudding yang aku buat pada idul adha yang lalu selain Oreo Cookies Pudding dan Puding Tape Ketan Hijau adalah Strawberry Pudding ini. Pada saat membuat sengaja aku sambil mencatat semua bahan-bahannya supaya gampang kalo mau nyalin di blog. Eeeeh ternyata ga sengaja kebuang oleh ARTku *tepok jidat. Batal deh sharing di blog. Yang jelas strawberry pudding ini dibuat dengan fresh strawberry jadi rasanya lebih segar. Jadi untuk sementara gambarnya aja dulu yaaa...:) Kalau untuk vla,seperti biasa aku buat dengan vla vanila yang ada di resep Chocolate Pudding-ku. Mudah-mudahan pada saat bikin strawberry pudding ini lagi nanti bisa aku share.



Oreo Cookies Pudding






Seperti yang sudah aku ceritakan di posting sebelumnya, bahwa pada hari Idul Adha yang lalu aku kebagian untuk membuat pudding tape ketan hijau, pudding oreo dan pudding strawberry. Untuk oreo cookies pudding ini aku buat dari resep Chocolate pudding-ku yang aku modifikasi dengan mengganti dark cooking chocolate menjadi white cooking chocolate, susu cokelat menjadi susu putih serta penambahan vanila dan oreonya sendiri. Waktu idul adha lalu itu sempet jadi jawara juga lho pudding ini sampai-sampai salah satu anak temen dan yang ga kebagian request minta dibuatin lagi :) 

Ini dia resepnya ya...

Bahan:
100gr White Cooking Chocolate, cincang
900ml Susu murni (sesuai takaran di bungkus agar-agar)
Air 300ml
1bks agar-agar
1sdm atau sesuai selera vanila (aku pake L'arome vanila susu)
Custard 2sdm (bisa diganti dengan maizena)
Oreo cookies (banyaknya sesuai selera aja)

Cara membuat:
1. Campur white cooking chocolate, susu, air dan vanila. Panaskan dengan api sedang sambil diaduk hingga rata. Sisihkan hingga agak dingin.
2. Ambil sedikit larutan white cooking chocolate, bagi dua. Satu untuk melarutkan agar-agar, sisanya untuk melarutkan tepung custard.
3. Masukkan larutan agar-agar lalu panaskan kembali sambil diaduk.
4. Sebelum mendidih masukkan larutan tepung custard aduk rata hingga mendidih. Sisihkan.
5. Susun oreo di dasar cetakan agar-agar lalu ambil sedikit larutan pudding yang sudah matang dan tuang di atas oreo.Tunggu sampai sedikit beku baru tuangkan kembali sebagian larutan pudding.
6. Ulangi step 5 sekali lagi sehingga mendapatkan 2 layer oreo cookies.
7. Dinginkan.

Untuk vlanya, sama seperti vla vanila di resep Chocolate Pudding.




Wednesday, November 13, 2013

Puding Tape Ketan Hijau






Pudding tape ketan hijau ini salah satu pudding yang aku buat untuk acara Idul Adha Di KBRI. Selain pudding tape, aku juga membuat Oreo Cookies Pudding dan Strawberry Pudding. Awalnya bingung juga karena belum pernah buat tape ketan hijau dan ga bawa ragi tape dari Indonesia. Tapi untung aja salah satu teman, bu Lisa punya tape ketan hijau di rumah dan berbaik hati memberikan sebagian untuk aku buat pudding ini. Karena pudding ini adalah request dari ibu Duta Besar. So kami harus mengusahakan supaya tetap muncul pada hari raya Idul Adha yang lalu.

Resep untuk pudding tape ketan hijau ini adalah resep dari Keluarga Cinta yang ternyata memang enak. Lebih gurih dan wangi dibandingkan pudding tape ketan hijau pada umumnya. Demikian resepnya.

Bahan:

2bks agar putih
250gr gula pasir (aku hanya pakai 150gr)
750ml santan kental
1100ml air
5sdm pasta pandan
250gr tape ketan hijau, tiriskan airnya. (Kalau untuk di cup, bagi 2, satu untuk bagian dasar satu lagi untuk hiasan)
1/2sdt garam

Cara membuat:

1.Campur agar-agar, santan, gula dan air. Masak terus dengan api kecil sambil diaduk sampai air mendidih.
2. Ambil 5sdm larutan agar-agar lalu campurkan dengan 1 bagian ketan, taruh di dasar cup/loyang sampai agak beku (Karena aku bikin di loyang besar jadi aku ambil 2sdm untuk semua ketan).
3. Bagi sisa agar-agar mejadi 2 bagian.
4. Beri 5sdm pasta 1 bagian agar-agar.
5. Setelah pudding hangat, tuang pelan-pelan agar-agar warna hijau dan putih berselang seling (Aku warna hijau dulu dan aku tunggu sampai setengah mengeras baru masukkan yang warna putih).
6. Hias bagian atasnya dengan tape ketan hijau.

Karena diminta pakai vla, jadi aku buat vla dengan rasa vanila yang biasa aku buat dengan resepku sendiri seperti biasa. Bahan dan cara membuatnya bisa lihat di sini ya.  Selamat mencoba :)

Getuk Lindri






Akhirnyaaaa setelah hampir sebulan ga nulis blog bisa nulis blog lagi. Aku mulai dengan getuk lindri yaaa....Sebenernya sih ini dah kerjaan tanggal 1 Oktober yang lalu untuk acara fashion show batik di Wisma RI di mana fashion show ini menampilkan karya-karya indah dari  3 desainer Indonesia yaitu almarhum Ramli yang diwakilkan oleh mas Kunce, lalu Dana dan Zikin. Kedua terakhir ini adalah desainer batik Pekalongan. Selain di acara fashion show di wisma RI yang bertepatan dengan hari batik ini, sebelumnya juga mereka tampil di acara Resepsi Hari Nasional Indonesia pada tanggal 24 September lalu. 






Dalam acara fashion show ini juga diadakan demo membatik dan kebetulan aku bertugas di booth demo batik ini bersama salah seorang teman yaitu mba Liz Adrian istri dari Atase Pertahanan di sini. Dan ternyata animo para tamu dalam membatik,  ini cukup bagus. Walaupun pengetahuan dalam membatik masih minim, tapi aku mencoba untuk menjelaskan dengan baik kepada para tamu dan Alhamdulillah mereka cukup mengerti dengan apa yang aku jelaskan saat itu. 

Dharma Wanita Persatuan KBRI Madrid juga membuka booth yang menjual kain-kain tradisional Indonesia dan macam-macam kerajinan khas Indonesia yang berdampingan dengan booth baju-baju karya para desainer Indonesia.

Kembali ke getuk lindri hehehe Getuk lindri ini aku buat dengan resep dari mba Luluk Maunah di NCC Rainbow Weeks seperti getuk lindri yang aku buat untuk NCC Chocolate Weeks. Hanya saja untuk yang berwarna pink dan kuning tinggal menghilangkan cokelat bubuknya. Untuk resepnya tinggal klik ini ya....Sebenernya selain getuk lindri ini aku juga kebagian membuat Selada Padang. Tapi karena keburu-buru akhirnya ga sempet didokumentasikan.






Selain getuk lindri dan selada padang menu-menu yang disajikan antara lain adalah bihun goreng, sawut, cenil, grontol jagung, pisang goreng, ketan srikaya, pastel tutup dan perkedel tahu. Mudah-mudahan ga ada yang kelewat. Saking dah kelewat hampir 2 bulan jadi kelupaan :)