Thursday, March 26, 2015

Bika Ambon Pandan







Beberapa bulan yang lalu ngeliat postingan mba Melly Mellyloveskitchen di facebook, bika ambon pandannya cantik dan menggiurkan banget jadi tertantang nyoba bikin bika ambon lagi karena sebelumnya pernah gagal dengan menggunakan resep lain. Sepertinya sih karena gak merhatiin bener-bener prosedur di resep makanya ga beres juga hasilnya.

Resep yang dipakai mba Melly ini adalah resepnya mba Diana Cahya yang dimodifikasi menjadi rasa pandan oleh mba Melly yang menurutku rasanya juga pas banget dengan bika ambon yang aku harapkan. Sarang dan teksturnyapun bagus. Pokonya puas lah bikin bika ambon dengan resep mba Diana Cahya ini. Yang tertarik pengen coba bikin di rumah biasa liat resepnya di bawah ini ya...


Bika Ambon Pandan
By: Diana Cahya

Bahan A:
1sdm gula pasir
1sdm tepung terigu protein sedang
6sdm air putih (45ml)
4gr ragi instant

Bahan B:
8 butir kuning telur
150gr gula pasir

Bahan C:
100gr tepung sagu tani -> aku pakai tepung tapioka

Bahan D:
150gr santan kental -> untuk rasa pandan takaran santan menjadi 130 gr, kemudian ditambah 20gr air daun pandan/daun suji dan 6 tetes pasta pandan
5 lembar daun jeruk
1 batang sereh memarkan
2gr garam









Cara membuat:

1. Siapkan santan bersama dedaunan yang diperlukan, rebus dengan api kecil sampai tercium bau wangi, matikan api dan dinginkan.
2. Siapkan bahan A, untuk biang ragi. Siapkan 15 menit sebelum adonan bika ambon dikerjakan.
3. Dalam wadah bersih, aduk bahan B dengan kocokan manual (whisk) hingga rata -> aku pake mixer dengan kecepatan rendah.
4. Masukkan bahan A ke B, aduk rata lalu secara selang seling masukkan bahan C dan D dan aduk hingga rata.
5. Diamkan adonan dalam suhu ruangan selama 3 jam.
6. Panaskan snack maker di atas kompor dengan api sedang hingga benar-benar panas, lalu tuang adonan sampai 1/2 wadah. Adonan ini akan naik. Tunggu hingga adonan berlubang merata, lalu tutup cetakan dan kecilkan api.
7. Tunggu sampai matang, yaitu bila permukaan bika ambon terlihat tidak lembek lagi.






Perlu diperhatikan, snack maker garus benar-benar panas. Jika kurang panas, tidak akan terbentuk sarang. Di sini aku menggunakan loyang dan dipanggang dengan menggunakan oven. Loyang ini juga harus dipanaskan paling tidak selama 10 menit yang bisa dilakukan bersamaan sambil memanaskan oven dengan temperatur 180C.

Setelah oven dan loyang panas, masukkan adonan ke dalam loyang lalu panggang dengan pintu oven dalam keadaan sedikit terbuka agar aliran panas bisa keluar. Setelah semua permukaan berlubang/bergelembung, tutup oven dan kecilkan suhu menjadi 170C, tunggu hingga matang.

Setelah mengikuti tips-tips dari mba Melly di atas, alhamdulillah bika ambonnya sukses :) Thanks a LOT mba Melly...

Sunday, March 22, 2015

Kue Lupis






Kali ini aku pengen share resep membuat kue lupis yang sepertinya ribet dibuatnya sebenernya kalau dijalanin super duper gampang bikinnya. Resep ini aku dapat hasil browsing lebih dari 5 tahun yang lalu.  Jadi mohon maaf, kalau ada yang mengenali resep ini atau yang memiliki resep ini tolong aku diinfo supaya dapat mencantumkan narasumbernya :)

Kue Lupis

Bahan:

500gr beras ketan putih, rendam selama 2 jam
2sdm air kapur sirih -> aku ga pakai
daun pisang untuk membungkus
1/2 butir kelapa, parut
1/2sdt garam
2 lembar daun pandan, sobek-sobek

Bahan saus kinca:

250gr gula merah
50ml air


Cara membuat:

1. Cuci ketan hingga bersih, tiriskan. Tuang air kapus sirih, aduk rata.
2. Ambil beberapa lembar daun pisang, letakkan 3sdm ketan. Bungkus seperti lontong.
3. Rebus 3 jam hingga matang.
4. Campur kelapa parut dengan garam, aduk rata dan kukus 5 menit.
5. Rebus gula merah dan air.
6. Setelah matang, potong-potong lupis kemudian taburi dengan kelapa parut.
7. Sajikan kue lupis dengan saus kinca.


Kemarin itu karena pengen lebih cepet, jadi iseng-iseng coba dengan cara lain. Jadi ketan langsung dimasak dengan menggunakan rice cooker sampai matang dengan takaran air kira-kira setengah ruas jari di atas ketan. Kemudian dibungkus dengan daun pisang lalu direbus selama 1 jam. Alhamdulillah ternyata bisa jadi juga tanpa ada perbedaan baik tekstur maupun rasa. Tinggal pilih mau cara yang mana ;)

Sunday, March 15, 2015

Kue Pepe Rainbow







Gara-gara ngeliat postingan mba Liez Andriani di facebook jadi penasaran pengen bikin kue pepe yang kebetulan kue favorit Mikail. Begitu dapet resepnya dari mba Liez, entah kenapa waktu itu langsung eksekusi kue pepe ini padahal lagi capek dan pas ada tamu juga yang nginep di rumah. Saking penasaran dan lihat resepnya juga gampang jadi langsung dieksekusi hanya saja memang butuh kesabaran sedikit aja. Berikut ini resepnya ya...








Kue Pepe Rainbow
By. Liez Andriani

Bahan: 

1250ml santan dari 1 butir kelapa -> kalau ga salah kemarin aku pakai santan instan sekitar 600ml - 700ml santan kotak dicampur dengan air.
3 lembar daun pandan25 lembar daun jeruk, buang tulangnya -> aku hanya pakai 15 karena daun jeruk di sini lebar-lebar.
2sdt garam
500gr tepung sagu -> aku pakai tapioka.
2sdm tepung beras
450gr gula pasir -> aku hanya 375gr
pewarna rainbow secukupnya

Cara membuat:

1. Rebus santan dengan daun pandan dan daun jeruk sampai mendidih. Dijaga supaya gak pecah, sisihkan sampai hangat. -> Kalau pakai santan instant sepertinya tidak ada masalah.
2. Campur tepung beras, tepung sagu, gula dan garam. Aduk rata lalu tambahkan santan sedikit demi sedikit. Saring jika diperlukan.
3. Adonan dibagi 6 dan diberi pewarna rainbow dimulai dari warna ungu dst. Untuk 1 warna dibuat masing-masing 2 lapis.
4. Siapkan loyang ukuran 18cmx18cmx7cm, oles dengan minyak goreng dan alasi dengan plastik.
5. Tuang lapisan pertama kemudian kukus sampai mengeras lalu tuang lapisan berikutnya, Begitu seterusnya sampai adonan habis.
-> kemarin aku perlapisnya kurang lebih 5 sendok sayur.
6. Setelah adonan habis, teruskan pengukusan selama 20 menit agar tanak.

Sebenarnya kemarin pengen bikin dengan warna kue pepe seperti pada umumnya yaitu merah, putih dan hijau. Tapi karena males ngitung-ngitung adonan akhirnya bikin rainbow juga. Oh iya...supaya rapih waktu memotong pisau bisa dilapisi dengan plastik dan diolesi sedikit minyak. Sabar yah motongnya...karena kuenya agak ngelawan waktu dipotong hihihi. Aku sendiri masih belum rapih motongnya. Kalau dibandingkan dengan Kue Lapis Beras, memang lebih mudah memotong kue lapis beras.

Gampang kan buatnya...Bahanpun mudah dicari malah kadang sudah tersedia di rumah jadi gak perlu keluar rumah untuk belanja lagi. Tunggu apa lagi, yuk dicoba....;)