Wednesday, January 21, 2015
Tuesday, September 9, 2014
Risoles Isi Ragout
Berkali-kali bikin risoles akhirnya nemu juga resep kulit yang paling cihuy. Lagi-lagi resepnya teh Ricke "Ordinary Kitchen". Emang tob banget deh teh Rike ini. Kulit risolesnyanya lentuuuur banget, makanya berani coba ngelipet dengan bentuk segitiga. Jadi ini juga pertama kalinya bikin risoles dengan bentuk segitiga setelah google, makanya bentuknya belum sempurna.. Untuk resep kulitnya bisa dilihat di bawah ini.
Bahan kulit:
100gr tepung terigu protein tinggi, bisa juga dengan tepung biasa, tapi hasilnya akan lebih lentur jika menggunakan tepung protein tinggi
1/4 sdt garam
1/4sdt merica bubuk
1 butir telur
300ml susu cair ->prakteknya aku masih ditambah sekitar 100ml susu lagi karena masih terlalu kental
1/2sdm margarin yang dilelehkan atau 1sdm minyak goreng
Cara membuat:
1. Ayak terigu, taruh dalam wadah.
2. Beri garam dan terigu, aduk rata.
3. Buat lubang di tengah lalu masukkan telur, kemudian aduk rata dengan menggunakan whisker.
4. Saring, agar tidak ada lagi tepung yang bergerindil, lalu masukkan margarin, aduk rata.
5. Panaskan wajan anti lengket. -> aku biasanya setiap sebelum menuangkan adonan selalu mengoleskan sedikit minyak pada wajan.
6. Dadar sedikit demi sedikit sampai adonan habis.
Hasil sekitar 12-14 risoles, tergantung ukurannya.
Seperti biasa kalo untuk isi biasanya aku asal cemplang cemplung aja, ga pernah ngukur. Trus cicip-cicip sampai rasanya pas di lidahku. Tapi sebagai patokan bisa menggunakan resepnya mba Hesti "My Work of Art" yang memang enak. Di bawah ini resepnya.
Bahan:
250gr ayam cincang
2bh wortel, ukuran besar, potong dadu
2sdm mentega/margarin
1 bawang bombay
2 siung bawang putih, cincang
100gr terigu
300ml susu cair
200ml air
2sdm gula
1/4sdt pala bubuk
1/2 sdt merica bubuk
50gr keju parut, atau sesuai selera
1/2sdt kaldu bubuk
garam secukupnya
2 tangkai seledri,potong halus
1 batang daun bawang, potong halus
Cara membuat:
1. Campur air dengan susu cair, sisihkan.
2. Panaskan margarin lalu tumis bawang bombay dan bawnag putih sampai harum.
3. Masukkan ayam cincang, lalu tumis sampai berubah warna.
4. Masukkan tepung terigu, aduk rata lalu masukkan susu sedikit demi sedikit sambil terus diaduk agar terigu tidak menggumpal.
5. Masukkan wortel, masak dengan api sedang sambil terus diaduk. Tambahkan gula, garam, merica, pala, kaldu bubuk dan keju parut. Masak sampai ragout meletup, cicipi apa yang kurang lalu masukkan seledri dan daun bawang.
6. Setelah matang biarkan ragout dingin sebelum megisi kulit risoles agar tidak mudah basi.
![]() |
| Gambar : Dapur Yuri-Online Cake |
Cara melipat risoles dengan bentuk segitiga bisa dilihat di gambar di atas. Awalnya ribet juga, tapi lama-lama baru deh dapet selahnya.
Nah cara penyelesaiannya di bawah ini:
1. Isi kulit risoles dengan isi secukupnya, lalu lipat seperti biasa atau bentuk segitiga seperti di atas.
2. Celup ke dalam telur lalu balur dengan tepung panir -> biasanya proses ini aku lakukan 2 kali. Atau kalau mau bisa juga dengan menggunakan panko.
3. Goreng dengan minyak panas api sedang sampai kekuningan. Angkat, tiriskan.
4. Apabila minyak mulai kelihatan keruh karena panir yang gosong di dasar wajan, saring minyak agar hasil risoles tetap cantik lalu gunakan kembali.
Navy Cake for Pak Agus
Birthday cake dengan tema navy ini dibuat untuk suami salah satu teman baik di Madrid yang memang seorang angkatan laut. Model cakenya terinspirasi dari Make My Cake By Raewins yang memang karya-karyanga bagus-bagus banget. Hanya saja bagian warna merah di cake ini aslinya berwarna kuning.
Kalau untuk base cakenya, brownies kukus NCC yang sudah dimodified oleh ci Lily Tyu. Hanya saja seperti biasa agar lebih wangi dan lebih tahan lama adonan gak aku kukus melainkan aku panggang. Lalu dark cooking chocolate aku ganti dengan white cooking chocolate dan sedikit essence vanila agar menjadi rasa vanila. Untuk filling dan coating aku tetap menggunakan ganache 2:!.
Monday, August 4, 2014
Real Madrid Cake for Leon
Akhirnya bisa bikin cake Real Madrid lagi. Semenjak pindah ke Madrid yang tadinya biasa aja dengan tim sepak bola Spanyol ini sekarang lebih tergila-gila dibanding suamiku yang sejak kecil sudah ngefans berat dengan Real Madrid Foot Ball Club ini. Begitu juga dengan anak-anak. Jadi ga usah ditanya gimana semangatnya bikin cake ini hehehe
Cake ini untuk anak salah satu sahabat di sini yang memang dengan mereka sekeluarga kami sudah merasa benar-benar dekat satu sama lain. Awalnya untuk logo mau dibuat dengan edible image aja. Tapi kok dipikir-pikir ga ada tantangannya. Akhirnya aku buat dengan tehnik puzzle yang ternyata lumayan bikin juling ngerjainnya. Walaupun belum terlalu puas dengan hasil logonya, tapi lumayan seneng liat hasilnya.
Satu lagi yang bikin hepi, akhirnya untuk pertama kalinya aku berhasil bikin sharp edge setelah membaca banyak tutorial yang beredar di facebook. Memang sih masih jauh dari sempurna, tapi at least untuk saat ini dikit-dikit mulai dapet selahnya.
Untuk membuat logo Real Madrid sempet gugel dengan bahasa Inggris tapi ga ketemu. Coba-coba dengan bahasa Spanyol alhamdulillah ketemu. Kalo dapet orderan untuk bikin cake Real Madrid dan tertarik membuatnya dengan tehnik puzzle bisa klik di sini ya.... Walaupun dalam bahasa Spanyol, tapi foto dan step by stepnya cukup jelas kok. Di link tersebut untuk beberapa detail dibuat dengan menggunakan royal icing. Berhubung ga ada persediaan icing di rumah dan masih capek karena baru aja pulang liburan jadi dibuat sebisanya dengan menggunakan fondant. Hasilnya lumayan kok seperti yang bisa dilihat di foto hehehe muji diri sendiri...Selamat mencoba ya ;)
Oia model cake ini aku terinspirasi oleh cake buatan mba Dina Faradys cake yang karena kesederhanaannya, cake jadi terlihat lebih elegant. Thanks a lot mba Dina :)
Oia model cake ini aku terinspirasi oleh cake buatan mba Dina Faradys cake yang karena kesederhanaannya, cake jadi terlihat lebih elegant. Thanks a lot mba Dina :)
Tuesday, July 22, 2014
Kue Pukis
Masih dalam rangka bikin ta'jil dan penasaran mau memberdayakan cetakan kue pukis. Setelah minta tolong si mba ke supermarket terdekat untuk cari ragi,akhirnya bisa terlaksana juga bikin kue pukis ini. Sudah beberapa kali nyoba macem-macem makanan dengan resep teh Ricke Ordinary Kitchen, jadi untuk kue pukis ini juga langsung pake punya teh Ricke aja yang aslinya adalah resepkue pukis pandan.
Berhubung deket rumah adanya cuma mini market jadi jualannya juga terbatas walopun masih jauh lebih lengkap sih dibanding minimarket di Indonesia. Mini market di sini mereka masih jual sayuran, buah dan ayam serta daging. Cuma kalo untuk nyari ragi agak susah, kadang stoknya lagi ga ada. Akhirnya malah dapet ragi yang belum pernah aku coba sebelumnya. Bentuknya seperti butter tapi lebih padat, jadi harus disimpan di dalam kulkas. Disebutnya sih levadura fresca alias ragi segar. Untung aja di bungkusnya ada keterangan untuk tepung sekian gram berapa banyak ragi yang diperlukan. Jadi di sini untuk ragi aku ga mengikuti resep tapi sesuai takaran di bungkus ragi tersebut.
Kue Pukis
Source: Ricke "Ordinary Kitchen"
Bahan:
250gr terigu protein tinggi ->aku ga ada jadi pake yang serba guna
150gr gula pasir
3 butir telur
1sdt emulsifier (optional)
1/2sdt essence vanila
1/4sdt garam
1sdt ragi instant
350gr santan sedang kentalnya, 200ml santan kara ditambah air sampe 350ml->aku pake santan yang diimport dari Thailand
1 1/2 pasta pandan -> aku skip karena mau bikin yang biasa aja
65gr margarin, lelehkan
50ml susu kental manis putih
Cara membuat:
1. Ayak terigu,sisihkan.
2. Campur santan dengan pasta pandan, didihkan.
3. Kocok telur, gula pasir, emulsifier dan garam hingga mengembang, kental dan kaku berwarna putih dengan mixer dengan menggunakan kecepatan tinggi. Masukkan essence vanila, aduk rata.
4. Turunkan kecepatan mixer hingga kecepatan paling rendah, masukkan 1/3 bagian terigu dan kocok rata sebentar. Masukkan 1/2 bagian santan, lau aduk rata. Teruskan berselang seling terigu dan santan sampai habis diakhiri dengan terigu. Matikan mixer.
5. Masukkan ragi instant. Aduk rata dengan spatula.
6. Masukkan margarin cair sedikit demi sedikit. Aduk rata dengan spatula.
7. Terakhir masukkan susu kental manis, aduk rata dengan spatula.
8. Diamkan selama 20-30 menit.
9. Panaskan cetakan pukis yang telah diolesminyak/margarin dengan api sedang. Setelah panas kecilkan api (pakai api kecil aja).
10. Tuangkan adonan setinggi 3/4 cetakan. Tutup, biarkan setengah matang lalu taburi topping selagi permukaannya masih agak cair. Tutup kembali dan masak sampai matang dan kering permukaannya.
11. Angkat dan keluarkan dari cetakan. Olesi dengan margarin selagi panas agar kulit pukis tidak kering dan mengeras setelah dingin.
Berikut beberapa tips dari teh Ricke dalam pembuatan kue pukis ini:
1. Supaya lebih awet dan tidak cepat asem, sebaiknya santan direbus terlebih dulu.
2. Sebelum adonan pukis dituang sebaiknya adonan diaduk sambildikeplo-keplok terlebih dahulu untuk mengurangi gelembung udara dalamadonan sehingga permukaan pukis tidak bolong-bolong besar.
3. Tuang adonan dengan gelas ukur besar agar lebih mudah dalammenuang dan tidak belepotan.
4. Setelah dingin, simpan pukis dalam wadah rapat.
5. Kalo ga punya cetakan kue pukis bisa menggunakan cetakan kue lumpur. Pake cetakan kue cubit dan poffertjes aku yakin juga bisa. Cuma beda bentuk aja,rasasih tetap sama. Kalau cetakanku ternyata cetakan pukis mini, Jadi kecil-kecil deh pukisnya. Itupun baru sadar waktu pukisnya jadi hahaha
Selamat mencoba :)
Subscribe to:
Posts (Atom)

